TEKAD

Mempercepat pembangunan desa khususnya di Indonesia bagian timur

Kontak Kami

Jl. TMP Kalibata No.17, Jakarta Selatan, 12750, DKI Jakarta, Indonesia.
021 - 7994372

humas@kemendesa.go.id

Ikuti Kami

Pengolahan kan tenggiri menjadi produk abon yang berkualitas oleh masyarakat Namatota, Kaimana

Program TEKAD di Kaimana, UMKM Ikan Tenggiri Berdaya di Bumi Cenderawasih

Oleh Bonifasius Maximus Beruatwarin, Faskab Tatakelola Desa Kabupaten Kaimana

Di balik keindahan alam bawah laut Teluk Triton, terdapat kisah inspiratif dari sebuah desa nelayan kecil bernama Namatota di Kabupaten Kaimana, Papua Barat. Berkat program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD), masyarakat Namatota berhasil mengembangkan usaha pengolahan ikan tenggiri menjadi produk abon yang berkualitas.

Program TEKAD telah memberikan dampak signifikan bagi masyarakat di 15 kampung di 4 distrik di Kabupaten Kaimana. Melalui program ini, masyarakat dilatih untuk mengelola usaha ekonomi produktif, seperti pengolahan hasil laut, pertanian, dan kerajinan tangan. Salah satu fokus utama TEKAD adalah pemberdayaan kelompok-kelompok marginal seperti perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

Kisah Sukses Kelompok Worat:
Salah satu kelompok yang berhasil menonjol adalah kelompok Worat di Kampung Namatota. Dengan memanfaatkan potensi sumber daya laut yang melimpah, kelompok ini memilih untuk memproduksi abon ikan tenggiri. Proses pembentukan kelompok ini dilakukan secara transparan dan partisipatif, melibatkan seluruh anggota masyarakat.

Setelah mendapatkan bantuan dana demplot dari program TEKAD, kelompok Worat langsung memulai kegiatan produksinya. Mereka mengikuti pelatihan pengolahan ikan yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kaimana. Hasilnya, abon ikan tenggiri produksi kelompok Worat tidak hanya lezat, tetapi juga dikemas dengan higienis dan menarik.

Meskipun telah mencapai keberhasilan, kelompok Worat masih menghadapi beberapa tantangan, seperti keterbatasan modal, akses pasar, dan menjaga kualitas produk secara konsisten. Namun, dengan dukungan dari pemerintah daerah dan program TEKAD, kelompok ini optimis dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi kelompok-kelompok usaha lainnya.

Untuk memastikan keberlanjutan usaha, kelompok Worat perlu menjaga kelestarian lingkungan, terutama wilayah konservasi Teluk Triton. Anggota kelompok yang sebagian besar adalah nelayan, diharapkan dapat mematuhi aturan adat dan peraturan pemerintah terkait penangkapan ikan.

Kisah sukses kelompok Worat membuktikan bahwa dengan semangat gotong royong dan dukungan yang tepat, masyarakat desa dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka. Program TEKAD telah membuka peluang bagi masyarakat Kaimana untuk mengembangkan potensi lokal dan membangun masa depan yang lebih baik.

Mari kita dukung upaya masyarakat Kaimana dalam mengembangkan usaha ekonomi produktif. Dengan membeli produk-produk lokal, kita tidak hanya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga melestarikan kekayaan alam dan budaya Indonesia.

 


Administrator