Seram Bagian Barat - Dalam upaya eksplorasi potensi unggulan, Pemerintah desa di Kecamatan Kairatu Barat (Kaibar), Kabupaten Seram Bagian Barat, bersama Fasilitator Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) dalam menyelenggarakan Musyawarah Desa (Musdes) Perencanaan Partisipatif Pembangunan Ekonomi Kampung (P3EK).
Menurut Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat (FK-PM) Kecamatan Kairatu Barat, Yeni Mane, kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan masyarakat setempat yang turut serta dalam memberikan informasi mengenai kondisi ekonomi desa dengan melakukan pemetaan potensi unggulan.
Usulan-usulan dari masyarakat kemudian dijadikan bagian dari dokumen Rencana Strategis (Renstra) yang akan diajukan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa.
Dari enam desa di Kecamatan Kaibar yang telah menggelar Musdes P3EK sejak 5-8 Agustus 2024, empat di antaranya memiliki potensi unggulan yang beragam, seperti Desa Nuruwe dengan potensi unggulan rumput laut, Wisata Jembatan Batu Air di Lohiatala, Kopra di Waisamu, dan Pala di Kamal yang menggunakan metode irigasi tetes dengan memanfaatkan teknologi canggih. Sementara Musdes Waihatu dan Waisarisa dijadwalkan pada 9-10 Agustus 2024.
"Dengan kolaborasi bersama rekan kerja saya, Ibu Lenci Siska Sahetapy, kami berupaya menerapkan pendekatan persuasif kepada pemerintah desa untuk mendorong masyarakat agar lebih proaktif, kreatif, dan inovatif dalam menjalankan kegiatan yang berhubungan dengan perekonomian desa. Seperti Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Kelompok Tani, Nelayan, Peternakan, bahkan revitalisasi Badan Usaha Milik Desa (Bumdes)," ujar Yeni.
Untuk diketahui, Program TEKAD yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi memberikan kesempatan kepada rumah tangga di pedesaan untuk mengembangkan mata pencaharian berkelanjutan.
Hal demikian sesuai dengan amanah Undang-Undang Desa No.6 Tahun 2014 tentang pembangunan desa yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat desa serta mengatasi kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan.
Editor : Nasru