Dogiyai, 19 September 2024- tim TEKAD melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) di Desa Mauwa, Distrik Kamu. Fokus monev kali ini adalah mengevaluasi perkembangan Gapoktan Mauwape, salah satu kelompok binaan Program TEKAD yang bergerak di sektor ketahanan pangan, khususnya sub-bidang sayuran.
Tim tiba di lokasi pada pukul 08.00 WIT dan disambut oleh para anggota Gapoktan yang telah menjalankan serangkaian kegiatan berdasarkan Rencana Kerja Kelompok. Kegiatan ini dipimpin oleh Fasilitator Distrik (Fasdis) Kamu, dengan dukungan dari kader desa, Emelianus Tebai. Salah satu tujuan utama monev adalah memastikan bahwa dana ketahanan pangan yang disalurkan melalui Kepala Desa Mauwa, Stevanus Koga, digunakan secara optimal dan sesuai dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBK).
Selama sesi tanya jawab di lokasi penanaman, tim meninjau berbagai aspek, mulai dari pembelanjaan bibit hingga pembangunan rumah persemayan yang telah berjalan sesuai rencana. Proses penanaman sayuran juga didampingi dengan baik oleh Fasdis dan kader desa, yang mendapat dukungan penuh dari anggota kelompok.
Namun, dalam sesi evaluasi, terungkap bahwa tantangan utama yang dihadapi Gapoktan Mauwape adalah kondisi cuaca yang tidak menentu. Ketua Kelompok Sayuran, Fransiska Tebai, mengungkapkan bahwa pergantian musim yang tidak terduga memengaruhi proses penanaman. "Kami kesulitan mendapatkan bibit jagung kemarin karena cuaca yang tidak stabil, tapi dengan bantuan kader desa dan Fasdis di Paniai, bibit sudah berhasil dibelanjakan," jelas Fransiska.
Meskipun menghadapi kendala cuaca, semangat dan partisipasi aktif dari anggota kelompok tetap tinggi. Para anggota juga menyampaikan harapan mereka agar pendampingan dari Program TEKAD terus berlanjut, karena mereka merasa terbantu dalam menjalankan seluruh tahapan kegiatan. Dalam diskusi lanjutan, tim monev juga membahas strategi pemasaran hasil panen setelah masa panen tiba. Para anggota kelompok menyatakan siap untuk memasarkan hasil di pasar lokal, termasuk di Nabire. Tim TEKAD pun memberikan alternatif solusi agar mereka bisa menjual hasil panen di pasar yang lebih mudah dijangkau.
Setelah sesi monev dan diskusi selesai, tim kembali ke sekretariat untuk melakukan evaluasi akhir dan menyusun langkah-langkah selanjutnya untuk mendukung keberlanjutan kegiatan kelompok.
Oleh: Hery Tebai