Pegunungan Arfak - Kampung Sakumi, yang terletak di wilayah pegunungan Distrik Anggi Gida, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, mulai menunjukkan perkembangan signifikan dalam sektor pertanian. Meskipun lokasinya terpencil dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Manokwari Selatan, potensi pertanian di kampung ini semakin berkembang berkat adanya Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD).
Salah satu kegiatan andalan program TEKAD adalah penerapan Demonstration Plot (Demplot), yang berfungsi sebagai lahan percontohan bagi masyarakat untuk mengembangkan pertanian lokal yang lebih maju.
Di Kampung Sakumi, Demplot menjadi pusat kegiatan pertanian yang didukung dana khusus untuk kelompok tani. Dengan dukungan ini, petani setempat mulai menanam komoditas unggulan seperti kol dan daun bawang. Adanya program Demplot ini telah berhasil meningkatkan hasil panen mereka, sehingga pendapatan petani bertambah.
Keuntungan dari penjualan komoditas tersebut tidak hanya meningkatkan kesejahteraan keluarga petani, tetapi juga memungkinkan mereka untuk menginvestasikan kembali sebagian dari hasil panen guna mendukung musim tanam berikutnya.
Selain manfaat ekonomi, Program TEKAD juga berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para petani. Dengan pendampingan dari tenaga fasilitator dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), petani yang sebelumnya hanya bercocok tanam dalam skala kecil kini mampu memperluas lahan dan meningkatkan produksi. Hal ini tidak hanya mencukupi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga membuka akses pasar yang lebih luas bagi hasil pertanian mereka.
Keberhasilan Program TEKAD di Kampung Sakumi menjadi bukti nyata bahwa upaya pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat pedesaan dapat menghasilkan dampak positif yang signifikan. Program ini juga menunjukkan potensi besar daerah-daerah terpencil untuk berkembang, terutama di sektor pertanian. Diharapkan dengan dukungan yang berkelanjutan, pertanian di Kampung Sakumi dapat terus tumbuh dan menjadi model bagi kampung-kampung lainnya di wilayah Pegunungan Arfak.
Untuk diketahui, Program TEKAD merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kementerian Desa PDTT) dengan International Fund for Agriculture Development (IFAD). Inisiatif ini bertujuan memberdayakan masyarakat desa di Indonesia Timur agar mampu berperan dalam transformasi pedesaan serta pertumbuhan ekonomi inklusif.
Penulis: Fasilitator Distrik Anggi, Sururey
Editor : Nasru