Fakfak, 22 Agustus 2024 – Sebuah kunjungan lapangan yang diinisiasi oleh Program TEKAD melibatkan tim dari Kementerian Desa serta off-taker pala, yang bertujuan untuk meninjau langsung proses panen pala di Kampung Kanantare, Distrik Fakfak Tengah. Kunjungan ini difasilitasi oleh Fasilitator Kabupaten, Fasilitator Distrik, serta Kader Kampung, dan dihadiri oleh Kepala Kampung Kanantare, Ones Yusuf Komber.
Lokasi kunjungan dipusatkan di kebun pala milik Kepala Kampung Kanantare, yang terletak di belakang rumahnya. Di sana, tim dari Kementerian Desa, yang dipimpin oleh Muhammad Yasin, S.Pt., M.Si., bersama stafnya, serta Hesti selaku off-taker pala, berkesempatan untuk melihat langsung kondisi kebun serta proses panen pala. Bahkan, tim turut serta dalam memetik buah pala yang sudah matang langsung dari pohonnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ones Yusuf Komber menjelaskan kepada tim bahwa saat ini belum memasuki musim panen pala, yang biasanya berlangsung pada bulan Oktober dan April setiap tahunnya. "Proses penjualan pala hingga kini masih bersifat tradisional, di mana petani menjual langsung kepada pengepul, bahkan sering kali buah pala sudah dijual sejak masih berada di pohon," jelas Ones.
Menanggapi hal ini, Muhammad Yasin dari Kementerian Desa mengungkapkan bahwa potensi pala di Fakfak sebenarnya cukup besar, namun belum mampu sepenuhnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. "Salah satu penyebabnya adalah ketergantungan petani pada tengkulak, serta adanya sistem ijon, di mana pala masih di pohon sudah dijual. Untuk mengatasi masalah ini, Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) perlu diaktifkan kembali agar harga pala tidak dikendalikan oleh tengkulak. BUMKam harus berperan dalam menampung hasil pala dari petani dan menjualnya secara langsung," tegasnya.
Selain itu, Yasin juga menyoroti kualitas pala yang sering dikeluhkan oleh pembeli karena dipetik sebelum waktunya. Hal ini disebabkan oleh desakan kebutuhan ekonomi petani yang akhirnya memanen pala yang belum matang.
Setelah kunjungan di Kampung Kanantare, tim melanjutkan perjalanan mereka ke Kampung Sakartemen dan Kampung Pirma, yang juga berada dalam wilayah Distrik Fakfak Tengah, untuk melihat kondisi dan potensi pala di wilayah tersebut.
Penulis : Fasilitator TEKAD Kabupaten Pegunungan Arfak
Editor : Nasru