Fakfak, 15 Juli 2024 – Kelompok Penerima Bantuan (KPB) Demplot Yami Watan di Kampung Masina, Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, sukses menjual produk pentolan Ikan Tenggiri mereka di pasar lokal. Penjualan ini menghasilkan keuntungan yang kemudian dibagi sesuai dengan kesepakatan kelompok: 30% untuk kas kelompok dan 70% untuk dibagikan kepada anggota.
Acara pembagian hasil ini berlangsung di rumah Kader Kampung Masina, Nurafni Heremba, dan dihadiri oleh seluruh anggota KPB Yami Watan, yang seluruhnya adalah ibu-ibu. Ketua KPB Yami Watan, Baimi Tuturop, bersama Bendahara Nurhayani Heremba, secara langsung membagikan uang hasil penjualan pentolan Ikan Tenggiri. Proses pembagian ini disaksikan oleh Nurafni Heremba, yang turut memastikan transparansi dan keadilan dalam distribusi.
Baimi Tuturop menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Desa melalui Program Tekad, yang telah memberikan dukungan sehingga mereka mampu meningkatkan pendapatan rumah tangga melalui penjualan pentolan Ikan Tenggiri.
Sebagai informasi, harga pentolan Ikan Tenggiri di Distrik Kokas adalah Rp 80.000,- per kilogram, dengan rata-rata produksi mencapai 20 kilogram per sesi produksi. Namun, produksi ini sangat tergantung pada ketersediaan bahan baku, yaitu Ikan Tenggiri, yang seringkali terpengaruh oleh kondisi cuaca. Selama musim angin timur dan gelombang tinggi, nelayan tidak dapat melaut, sehingga pasokan ikan menjadi terbatas.
Nurafni Heremba, Kader Kampung Masina, berharap bahwa dengan adanya alokasi 30% dari hasil penjualan untuk kas kelompok, kegiatan produksi pentolan Ikan Tenggiri akan terus berlanjut meskipun Program Tekad telah berakhir. Ini diharapkan dapat memastikan keberlanjutan dan kemandirian ekonomi kelompok di masa depan.
Editor : Nasru