TEKAD

Mempercepat pembangunan desa khususnya di Indonesia bagian timur

Kontak Kami

Jl. TMP Kalibata No.17, Jakarta Selatan, 12750, DKI Jakarta, Indonesia.
021 - 7994372

humas@kemendesa.go.id

Ikuti Kami

Musim Ikan Kembung Banjar yang dimanfaatkan oleh KPB Opiawa Kampung Edor untuk memperoleh tambahan pendapatan keluarga

KPB Binaan Program TEKAD “Opiawa” di Kampung Edor Manfaatkan Musim Ikan Kembung untuk Peningkatan Pendapatan Keluarga

Kaimana, 18 Agustus 2024 - Kampung Edor, yang terletak di Distrik Buruway, Kabupaten Kaimana, telah memanfaatkan musim ikan kembung sebagai peluang emas untuk meningkatkan pendapatan keluarga mereka. Kampung ini merupakan salah satu kampung dampingan program TEKAD (Tahap I) yang berjarak 4,7 km dari ibukota distrik, Kampung Kambala, dan 38,15 km dari ibukota Kabupaten, Kaimana.

Kelompok Penerima Bantuan (KPB) di Kampung Edor yang dinamai "Opiawa" dibentuk oleh Tim TEKAD Kaimana pada awal tahun 2023. KPB Opiawa, yang terdiri dari 10 anggota, awalnya fokus pada pengembangan tanaman hortikultura. Namun, anggota kelompok ini juga berperan sebagai nelayan, memanfaatkan musim laut tenang untuk menangkap ikan kembung. Pada Desember 2023, sambil menunggu panen tanaman hortikultura, mereka memanfaatkan musim ikan kembung untuk menambah pendapatan.

Kepala Kampung Edor, Abdul Kadir Suban, yang sangat mendukung Program TEKAD, terus memantau dan memberi motivasi kepada anggota KPB Opiawa melalui Kader Kampung TEKAD, Marwah Suban. Beliau menginspirasi para anggota KPB untuk mencari peluang-peluang tambahan pendapatan demi kesejahteraan keluarga.

Musim ikan kembung, yang berlangsung dari Oktober hingga Maret, menjadi momen penting bagi warga Kampung Edor. Ikan "Kembung Banjar" yang melimpah di perairan kampung ini menjadi sumber penghasilan yang signifikan. Dalam musim ini, setiap kelompok yang terdiri dari 10 orang bisa menghasilkan pendapatan rata-rata Rp 1.350.000 per hari, yang berlangsung selama enam bulan. Anggota KPB Opiawa pun turut berperan aktif dalam memanfaatkan kesempatan ini.

Kader Kampung, Marwah Suban, yang menjadi perpanjangan tangan Tim TEKAD di Kampung Edor, terus memberikan dorongan dan motivasi kepada kelompok yang dibinanya untuk memaksimalkan potensi yang ada dan meningkatkan pendapatan keluarga sambil menunggu panen hortikultura tiba.

Dari pengalaman ini, terlihat beberapa hal positif yang patut dicatat:

  1. Peran Program TEKAD: Terbentuknya KPB Opiawa telah meningkatkan kesadaran warga Kampung Edor tentang pentingnya Program TEKAD dalam mendongkrak perekonomian, khususnya bagi anggota KPB Opiawa.
  2. Dukungan Kader Kampung dan Fasilitator Distrik: Kehadiran Kader Kampung Marwah Suban dan dua Fasilitator Distrik Buruway Tahap I, Edy Kamal dan Donald Obairy, semakin memotivasi anggota KPB Opiawa dalam mengembangkan usaha mereka.
  3. Kekompakan Kelompok: KPB Opiawa semakin solid dalam bekerja sama, menjadikan mereka lebih kuat dan siap menghadapi tantangan.
  4. Motivasi Warga Kampung: Keberadaan KPB Opiawa telah memotivasi warga Kampung Edor lainnya untuk bangkit dan memanfaatkan peluang yang ada.
  5. Dukungan Kepala Kampung: Kepala Kampung Edor, Abdul Kadir Suban, menunjukkan simpatinya terhadap Program TEKAD dengan aktif berkonsultasi, berkoordinasi, dan memberikan dukungan bagi keberhasilan kelompok ini.

Kampung Edor, dengan bantuan dan bimbingan dari Program TEKAD, terus melangkah maju, memanfaatkan setiap peluang untuk meningkatkan kesejahteraan warganya.

 

Penulis : Bonifasius Maximus Beruatwarin

Editor   : Nasru


Administrator