TEKAD

Mempercepat pembangunan desa khususnya di Indonesia bagian timur

Kontak Kami

Jl. TMP Kalibata No.17, Jakarta Selatan, 12750, DKI Jakarta, Indonesia.
021 - 7994372

humas@kemendesa.go.id

Ikuti Kami

Akses dan Aliran Listrik yang Putus akibat Pohon Tumbang menuju Manokwari Selatan dan Kegiatan Pelatihan MIS TEKAD di Ransiki Mansel

Akses Terputus Akibat Cuaca Buruk, Pelatihan MIS di Manokwari Selatan Tetap Digas

Setelah semalam di perjalanan dari Jakarta, setiba di Bandara Rendani Manokwari, Minggu, 26 Mei 2024 jam 10.00 WIT, kami berlima, Tim Pelatihan MIS Kab. Manokwari dan Manokwari Selatan langsung bergegas mencari sarapan, baru saja makanan dipesan, tiba-tiba Sekretaris DPMK Manokwari Selatan (Mansel) I Gede Wisnu Wardhana mendatangi kami, sambil menunjukkan foto-foto, Pak Gede meminta maaf jika baru mengabarkan bahwa semalam terjadi cuaca buruk akibat hujan angin, beliau menyampaikan jika akses ke Mansel terganggu karena banyak pohon yang tumbang, bahkan ada yang menimpa tiang listrik sehingga aliran listrik di Distrik Ransiki, ibu kota Mansel dan wilayah Mansel lainnya juga ikut padam.

Beliau menyarankan kepada kami, apa tidak sebaiknya Tim menunggu saja di Kota Manokwari saja sampai ada informasi akses menuju Mansel dipastikan sudah aman, setelah berdiskusi di internal Tim, kami putuskan untuk tetap berangkat ke Mansel, baru nantinya jika akses masih terputus, kami akan putuskan kembali lagi ke Manokwari, ditemani oleh Hamka Korkab Tekad Mansel, kamipun gas menuju Ransiki, Ibukota Kabupaten Manokwari Selatan.

Benar saja, di sepanjang perjalanan kami menemui pohon-pohon tumbang yang sebagian baru dipinggirkan ke bahu jalan oleh penduduk setempat, di beberapa ruas jalan kami juga harus berhati-hati karena adanya aliran air hujan dari atas gunung yang cukup deras yang melintas di jalan, juga ada bekas-bekas longsoran. Beruntung meski masih terbatas, akses jalan ke Distrik Ransiki sudah terbuka, sehingga sekitar jam 15.00 WIT kami bisa tiba di Ransiki, tinggal satu kendala lagi yaitu jika aliran listrik tidak menyala sampai pelaksanaan Pelatihan, mengingat selain untuk penerangan dan input daya laptop dan proyektor, jika listrik masih padam maka sinyal internet juga ikut down.

Beruntung di penginapan yang kami tempati tersedia fasilitas genset, sekitar jam 19 WIT kegiatan entry meeting bersama DPMK dan fasilitator dilakukan untuk membahas apa saja yang perlu dipersiapkan untuk kegiatan pelatihan MIS besok. Karena listrik masih padam, maka kami putuskan kegiatan pelatihan MIS yang sedianya dilakukan di Sekretariat Tekad dipindahkan ke ruangan yang ada di penginapan, namun muncul permasalahan bagi teman-teman fasilitator distrik (fasdis), karena kondisi penerangan Sekretariat Tekad yang masih padam, dan untuk tempat menginap, fasdis perempuan harus kembali ke Distrik Oransbari yang jarak tempuhnya dari Ransiki hampir satu jam perjalanan, dengan kondisi medan yang gelap dan kontur jalan yang berkelok.

Selasa jam 08.30 pagi WIT, Pelatihan MIS untuk fasilitator kabupaten dan fasilitator distrik dibuka secara resmi oleh Sekretaris DPMK Mansel mewakili Kepala Dinas yang sedang berhalangan karena sakit, kegiatan pelatihan ini sendiri diikuti oleh 24 orang peserta, terdiri dari unsur korprov dan faskab 5 orang, 13 orang fasilitator distrik dan 6 orang dari unsur TPK Kabupaten Mansel. Kegiatan pelatihan dimulai dengan penjelasan pengisian absen di aplikasi e-lapkin oleh Wawan Sugiawan selaku TA MIS Tekad, dilanjutkan dengan praktik pengisian aktifitas harian, laporan bulanan hingga praktik penginputan evaluasi kinerja (evkin) oleh fasdis dan faskab, tidak lupa dijelaskan juga bagaimana pemanfaatan aplikasi saat fasilitator berada di luar jaringan internet, aplikasi e-lapkin sengaja dirancang agar dapat digunakan baik saat posisi koneksi internet sedang online maupun saat offline.

Setelah praktik menginput e-lapkin, kegiatan pelatihan dilanjutkan dengan penjelasan substansi dan logframe monev oleh Farid Zuhri SA M&E Tekad, selain menegaskan kembalu tusi dari masing-masing personil fasilitator terkait M&E, dijelaskan juga urgensi dan keterkaitan aktifitas M&E dengan MIS, juga target capaian outreach dan capaian realisasi di masing-masing kampung se-kabupaten Mansel, target ini meliputi target pemanfaat potensial, realisasi dan sisas target dari program Tekad, kegiatan hari pertama dilanjutkan dengan penjelasan mengenai penggunaan dan input data e-monev dan diakhiri hampir menjelang jam 17.00 WIT.

Untuk kegiatan hari kedua dimulai menjelang jam 9 pagi, setelah dilakukan reviu penggunaan e-lapkin di hari sebelumnya, peserta langsung diajak untuk praktik melakukan input data di aplikasi e-monev, setelah melakukan login ke aplikasi, sesuai lokasi dampingan di distrik masing-masing, peserta diminta mencermati dan bila perlu melakukan koreksi atas data pemanfaat individu dan kelompok yang sudah terinput di aplikasi, peserta juga diminta menginput data pemerima manfaat yang belum ada di database, kemudian dilanjutkan dengan praktik penginputan data kelompok, perangkat desa dan lembaga ekonomi desa (Bumdesa), setiap ada kendala teknis penginputan oleh peserta langsung ditanyakan kepada pelatih sehingga peserta dimana letak kesalahan penginputan dan memahami bagaimana solusinya.

Kegiatan hari kedua diakhiri menjelang jam 16.00 WIT, dan sebelum penutupan kegiatan, dilakukan pembahasan Rencana Tindak Lanjut (RTL) kegiatan yang meliputi; identifikasi kelengkapan data profil dan realisasi, pendampingan praktik MIS kepada kader kampung, melengkapi ketersediaan data profil dan data pendukung serta proses input data di aplikasi e-monev. Pak Sekdis menyarankan agar pada saat proses bimbingan kepada kader kampung, yang dilakukan di setiap distrik, semua fasilitator kabupaten dan distrik se-Mansel dapat ikut bersama-sama melakukan pendampingan antar distrik, dan hingga warta ini ditulis, didapatkan informasi bahwa telah disusun agenda RTL Bimbingan Teknis MIS secara mandiri kepada kader kampung di Mansel yang akan dilaksanakan secara bergantian di masing-masing distrik mulai tanggal 10 – 22 Juni 2024. (Fakfak, 05 Juni 2024-fsz)


Administrator